Back

Univet Bantara Sukoharjo Gelar Wisuda Pascasarjana ke-28, Sarjana ke-58, dan Diploma III ke-11


SUKOHARJO — Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo (21/10) menyelenggarakan upacara wisuda untuk meluluskan 400 wisudawan terbaiknya. Momen bersejarah ini mencakup Wisuda Pascasarjana ke-28, Sarjana ke-58, serta Diploma III ke-11 yang berlangsung dengan khidmat, megah, dan penuh rasa bangga.

Upacara wisuda secara resmi dibuka oleh Ketua Senat Univet Bantara, Prof. Dr. Suwarto, M.Pd., didampingi oleh Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., yang disandingi oleh yang terhormat para Guru Besar, jajaran Wakil Rektor I, II, dan III, serta seluruh anggota senat, Direktur, Dekan, dan Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan Univet Bantara.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tamu undangan terhormat, antara lain Plt. Bupati Sukoharjo Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E., Kepala LLDikti Wilayah VI Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., Pembina YPPP Veteran Sukoharjo Drs. H. Bambang Margono, M.M. , Ketua Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo Drs. H. Sadewo, M.M. beserta jajaran pengurus, Prof. Dr. I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, M.Hum. dari Universitas Mahasaraswati Denpasar, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sukoharjo dan Forkopimda Kecamatan Bendosari.

Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai jalannya senat terbuka ini. Sebanyak 400 wisudawan hadir didampingi oleh orang tua, keluarga, sahabat, dan wali yang berbahagia menyaksikan keberhasilan putra-putri serta kerabat terbaik mereka meraih gelar akademik.

Dalam sambutannya, Rektor Univet Bantara, Ibu Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. “Univet Bantara tidak hanya melahirkan sumber daya manusia yang unggul, namun juga mampu melahirkan karya-karya nyata yang berdampak pada kemajuan kehidupan sosial masyarakat besar Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut, kami civitas akademika Univet Bantara senantiasa memohon dukungan dari semua pihak—yayasan, orang tua, dan para mitra—karena sinergi ini akan sangat berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pada wisuda periode ini, sejumlah lulusan berhasil mengukir prestasi terbaik dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing jenjang, yaitu Arny Hidayah dari Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (Pascasarjana), Diva Rauri Rosiana dari Program Studi Agribisnis (Sarjana), serta Wakhidatul Muslimah dari Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan / RMIK (Diploma III).

Selain lulusan dengan IPK tertinggi, apresiasi khusus juga diberikan kepada dua wisudawan dengan capaian unik, yakni Siti Nabela dari Program Studi PGSD sebagai lulusan termuda, serta Harnoto dari Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai lulusan tertua. Kisah inspiratif Bapak Harnoto membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus menuntut ilmu, mencerminkan semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning).