
Gelar Kuliah Pakar, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Univet Bantara Hadirkan Ahli untuk Cetak Mahasiswa Menjadi Arsitek Konten Pembelajaran Kreatif
SUKOHARJO – Guna membekali mahasiswa dengan keterampilan mengajar yang inovatif dan adaptif di era digital, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Sukoharjo) menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk “Creative Teaching: Menjadi Arsitek Konten Pembelajaran”, pada Rabu (20/5/2026).
Acara interaktif ini menghadirkan narasumber ahli Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc.ITE., yang membagikan strategi dan tips mendalam mengenai pengembangan bahan ajar kreatif sehingga tidak hanya aplikatif untuk dunia persekolahan, tetapi juga memiliki nilai jual di dunia bisnis.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia. Dalam laporannya, Ketua Panitia Arin Arianti, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapan besar agar ilmu yang didapatkan dalam forum ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. “Kami tunggu aksi nyata dari rekan-rekan mahasiswa. Silakan serap ilmu dan saling sharing sebanyak-banyaknya. Kami berharap apa yang didapatkan hari ini bisa bermanfaat luas dan tidak hanya berhenti saat acara ini selesai saja,” ungkapnya
Harapan senada juga disampaikan oleh Wakil Dekan I FKIP Univet Sukoharjo Dr. Anwari Adi Nugroho, M.Pd dalam sambutannya, dengan menekankan pentingnya kreativitas bagi calon pendidik masa depan dalam merancang materi yang menarik bagi siswa.
“Harapannya, mahasiswa dapat benar-benar menerapkan konsep arsitek konten ini dalam dunia nyata, sehingga mampu mewujudkan proses pembelajaran yang interaktif dan berkualitas baik ke depannya,” tuturnya
Sebagai bentuk apresiasi dan sinergi yang kuat, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber yang diberikan langsung oleh Dekan FKIP beserta Kaprodi.

Dalam sesi inti, Hardika Dwi Hermawan memaparkan materi yang interaktif mengenai langkah-langkah praktis menjadi “arsitek” dalam mengolah konten pembelajaran. Ia membagikan tips dan trik dalam mengembangkan bahan ajar modern yang mampu memantik keterlibatan siswa. Menariknya, materi ini juga mengulas bagaimana keterampilan menyusun konten edukasi tersebut dapat dikonversi menjadi peluang bisnis atau edupreneurship yang menjanjikan bagi para mahasiswa.
Melalui kuliah pakar ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan FKIP Univet Bantara kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan keguruan yang tidak hanya kompeten secara akademik, namun juga kreatif, berwawasan teknologi, dan siap menjawab tantangan zaman, sehingga memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan era saat ini dan perubahan sosial-teknologi yang terus berlangsung.



