Back

Rektor Univet Bantara Tanda Tangani MoU Kerjasama Strategis dengan Kementerian Perdagangan RI

JAKARTA— Menindaklanjuti secara konkret agenda Kuliah Umum Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang telah sukses diselenggarakan di kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo sebelumnya, Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., menghadiri agenda penting penandatanganan dokumen Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Kementerian Perdagangan RI, Jakarta. Penandatanganan dokumen kerja sama resmi ini dilakukan Rektor Univet Bantara bersama para rektor dan pimpinan perguruan tinggi lainnya, bertepatan dengan acara Soft Launching Platform Digital InaExport yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI.

Penandatanganan MoU ini menjadi pijakan hukum dan komitmen resmi antara Univet Bantara dan Kementerian Perdagangan RI untuk membangun kemitraan yang terstruktur, komprehensif, dan berkelanjutan. Fokus utama dari MoU tersebut adalah menyatukan potensi akademis perguruan tinggi dengan kebijakan perdagangan nasional, khususnya dalam memanfaatkan digitalisasi sistem perdagangan luar negeri yang kini diwadahi melalui platform InaExport. Melalui penandatanganan kesepakatan ini, Univet Bantara secara resmi menjadi salah satu mitra perguruan tinggi yang siap mendukung dan mengimplementasikan program penguatan ekspor berbasis digital.

Di dalam ruang lingkup MoU tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada perdagangan internasional. Rencana strategis yang tertuang dalam dokumen MoU mencakup penyediaan ruang magang dan pelatihan ekspor bagi mahasiswa, program pendampingan dan sertifikasi bagi UMKM binaan kampus agar siap menembus pasar global, serta kolaborasi riset terapan di bidang ekonomi dan perdagangan luar negeri. MoU ini dirancang agar setiap gagasan yang sebelumnya disampaikan dalam kuliah umum di Univet Bantara dapat langsung diterjemahkan menjadi program aksi nyata yang memiliki payung hukum yang kuat.

Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan puncak sekaligus awal baru dari komitmen Univet Bantara dalam memperluas jejaring kemitraan di tingkat nasional. Beliau menekankan pentingnya peran Univet Bantara sebagai Campuspreneur yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.”Salah satu program yang terkait dengan Kementerian Perdagangan adalah Univet sebagai Campuspreneur, dan ini sangat sesuai dalam rangka menjadi kampus yang berdampak. Penandatanganan MoU ini dibarengkan dengan kegiatan launching InaExport, sebuah platform digital dari Kementerian Perdagangan untuk membantu masyarakat mengakses informasi secara cepat tentang bagaimana memasarkan produk-produknya untuk diekspor ke luar negeri,” ujarnya.

Sebagai bentuk implementasi nyata dari MoU tersebut, Univet Bantara juga diberi kesempatan untuk menerjunkan produk-produk binaan kampus dan karya riset mahasiswa dalam ajang pameran tingkat nasional yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC).”Univet mendapatkan kesempatan dari Kementerian Perdagangan untuk mengadakan pameran dari karya-karya UMKM sekitar kampus yang menjadi binaan Univet Bantara, serta produk dari mahasiswa hasil penelitian yang menghasilkan sesuatu yang pantas untuk dipasarkan ke luar negeri. Produk-produk ini sudah diseleksi dan terpilih di Kementerian Perdagangan untuk dipamerkan di JCC Jakarta. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa bisa terlatih dan belajar menjadi eksportir,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dalam momen penandatanganan tersebut, Rektor Univet Bantara juga secara langsung mengajukan pembukaan ruang magang bagi para mahasiswa Univet Bantara di lingkungan Kementerian Perdagangan RI, yang disambut antusias oleh Menteri Perdagangan RI. Beliau berharap MoU yang telah ditandatangani tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, tetapi segera direalisasikan melalui berbagai kegiatan turunan yang memberikan manfaat langsung bagi civitas akademika dan masyarakat luas. Ke depan, implementasi dari MoU ini diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang menguasai perdagangan digital sekaligus mendorong produk-produk lokal binaan Univet Bantara untuk bisa bersaing di pasar ekspor internasional