Back

Perkuat Sinergi Daerah, Univet Bantara Hadiri FGD LLDIKTI VI dan Pemprov Jateng Terkait Pengelolaan Lingkungan

SEMARANG – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di daerah melalui partisipasi aktif pada Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kerja Sama Dalam Negeri yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung A Kantor LLDIKTI Wilayah VI, Semarang, Selasa (15/9).

Dalam forum strategis yang mempertemukan pimpinan dan pengelola kerja sama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah ini, Univet Bantara diwakili oleh Ibu Made Wedaswari, S.Sos., M.Si. dari Biro Humas dan Kerjasama. FGD ini digelar sebagai langkah akselerasi implementasi sinergi antara PTS, LLDIKTI Wilayah VI, dan DLHK Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung program-program strategis daerah di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Ibu Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menekankan pentingnya merealisasikan dokumen kerja sama (Nota Kesepahaman / MoU) menjadi tindakan nyata (Memorandum of Agreement / MoA) yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Dokumen kerja sama yang tidak ditindaklanjuti tidak akan membawa manfaat, baik bagi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), akreditasi perguruan tinggi, maupun dampak langsung bagi masyarakat. Penelitian dan inovasi harus memiliki keberlanjutan (sustainability) serta berdampak (impactful) nyata,” tegasnya.

Dalam arahannya, Ibu Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi, M.Pd. memaparkan tiga peran utama yang diemban LLDIKTI Wilayah VI bersama PTS. Pertama, sebagai katalisator untuk mempercepat penyelarasan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian lingkungan daerah dengan kapasitas riset perguruan tinggi. Kedua, sebagai orkestrator yang bertugas menyelaraskan kontribusi riset, kesiapan pakar, serta inovasi perguruan tinggi agar berjalan secara terpadu. Ketiga, sebagai jembatan kebijakan yang menghubungkan kebijakan strategis Pemprov Jateng, khususnya di bidang lingkungan dan kehutanan, dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menanggapi arahan tersebut, perwakilan Univet Bantara, Ibu Made Wedaswari, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Univet Bantara siap menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui skema penelitian terapan lingkungan, pengabdian masyarakat berorientasi konservasi, Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik lingkungan, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam menciptakan solusi inovatif berbasis kepakaran lokal. Langkah ini sejalan dengan visi Univet Bantara untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan dan memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.