Perkuat Sinergi, Rektor Univet Bantara Hadiri Rakernas Nasional LSP P1 Perguruan Tinggi 2026

SUKOHARJO. Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu dan daya saing lulusan melalui penguatan sistem sertifikasi kompetensi. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kehadiran Rektor dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsorsium Forum Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Perguruan Tinggi Indonesia Tahun 2026.
Kegiatan berskala nasional yang dirangkai dengan Seminar Nasional ini digelar di Gedung Ki Hadjar Dewantara, UNS Tower, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, pada Jumat–Sabtu, 11–12 September 2026. Rakernas mengangkat tema “Penguatan Tata Kelola LSP Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia” dan diikuti sekitar 174 LSP P1 dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, mulai dari Politeknik, Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA), Perguruan Tinggi Negeri (PTN), hingga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang tergabung dalam Konsorsium Forum LSP P1 Perguruan Tinggi Indonesia.
Seminar nasional pada hari pertama menghadirkan sejumlah tokoh penting di bidang pendidikan tinggi dan sertifikasi kompetensi, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.; Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari, S.E., M.M.; serta Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. sebagai tuan rumah. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan posisi strategis forum ini dalam menentukan arah kebijakan sertifikasi kompetensi di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua LSP UNS, Prof. Dr. Ir. Endang Yuniastuti, M.Si., menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar-LSP P1 se-Indonesia. Menurutnya, sertifikasi kompetensi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan tinggi, memastikan lulusan memiliki kompetensi yang diakui dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Menanggapi penyelenggaraan Rakernas tersebut, Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada UNS selaku tuan rumah dan menilai forum ini sebagai ruang belajar bersama yang strategis bagi perguruan tinggi se-Indonesia.
“Rakernas ini menjadi ruang belajar dan berbagi praktik baik yang sangat berharga bagi kami. Univet Bantara berkomitmen memastikan setiap lulusan tidak hanya mengantongi ijazah akademik, tetapi juga membawa Sertifikat Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI) yang diakui BNSP, sehingga mereka benar-benar siap bersaing di dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja,” ungkap beliau.
Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas ini, Univet Bantara optimistis dapat terus memperkuat tata kelola LSP P1 di lingkungan kampus, memperluas skema kompetensi sesuai kebutuhan zaman, serta mendorong lahirnya lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing sejalan dengan visi universitas untuk menjadi perguruan tinggi yang mandiri dan berdaya saing di kancah nasional maupun internasional.

