
Organisasi Mahasiswa Univet Bantara Resmi Dilantik, Awali Regenerasi Kepemimpinan

SUKOHARJO — Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo resmi melantik 37 organisasi mahasiswa (Ormawa) periode 2026 dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di lingkungan kampus. Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru regenerasi kepemimpinan mahasiswa yang diharapkan mampu memperkuat prestasi akademik maupun nonakademik.
Suasana penuh semangat terlihat saat bendera-bendera organisasi berkibar mengiringi jalannya pelantikan. Para ketua dan jajaran pengurus struktural hadir mengikuti prosesi sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah organisasi.
Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) Univet Bantara, Hamda Kharisma Putra, M.Pd., dalam laporan pembuka menyampaikan bahwa pengurus yang dilantik terdiri dari unsur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), 11 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan 24 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP).
“Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi awal bagi para pengurus untuk menorehkan prestasi dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor mengenai struktur kepengurusan Ormawa Univet Bantara. Melalui SK tersebut, secara resmi disahkan susunan kepengurusan BEM dan DEMA periode 2026, serta kepengurusan UKM dan HMP yang berada di bawah koordinasi Wakil Rektor III dan para pembina organisasi.
Dokumen tersebut ditetapkan di Sukoharjo dan ditandatangani langsung oleh Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum.
Wakil Rektor III Univet Bantara, Dr. Djatmiko Hidajat, M.Pd., yang hadir mewakili pimpinan universitas menegaskan bahwa kampus menaruh kepercayaan besar kepada pengurus Ormawa sebagai perpanjangan tangan universitas dalam membangun sinergi kelembagaan.
Ia menyampaikan empat poin strategis pembinaan mahasiswa, yakni pentingnya komunikasi efektif dengan pimpinan kampus, penguatan kolaborasi inovatif dalam organisasi, manajemen waktu antara akademik dan organisasi, serta kepemimpinan yang inspiratif.
“Jadikan Ormawa sebagai ruang untuk memperkuat passion, tetapi tetap selaras dengan manajemen waktu yang tertata agar target akademik setiap semester tetap tercapai,” kata Jatmiko.
Menurutnya, kedewasaan dalam kepemimpinan tidak hanya diukur dari usia, tetapi dari tanggung jawab yang mampu dijalankan oleh para pengurus.
Pelantikan ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas kampus secara berkelanjutan.



